Kata Hati Institute Menggelar Diskusi Keterbukaan Informasi Publik

Banda Aceh, 15/10/2019 – Komisi Informasi Aceh (KIA) beserta PPID Utama Aceh menjadi Narasumber pada kegiatan diskusi publik dengan topik Prosedur Penyelesaian Sengketa Informasi Publik dan Tata cara Penyusunan Daftar Informasi Publik (DIP). Kegiatan yang berlangsung di Kantor kata Hati Institute, kawasan Lambhuk, Ulee Kareng, Banda Aceh diikuti oleh 25 perwakilan LSM Kota Banda Aceh. Raihal Fajri selaku Direktur Kata Hati Institute dalam sambutannya mengharapkan bahwa semua LSM yang memenuhi syarat sebagai Badan Publik, wajib menunjuk Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), membuat DIP, SOP, menyediakan meja layanan informasi, serta website untuk mengumumkan informasi publik sebagaimana diamanatkan oleh UU KIP.

Sementara itu, Hamdan Nurdin, S. Sos., M. Si , Komisioner yang membidangi Edukasi, Sosialisasi dan Advokasi yang mewakili KIA dalam diskusi tersebut memaparkan tentang  Prosedur PSI sesuai petunjuk UU KIP dan Perki I Tahun 2013, kemudian PPID Utama Aceh yang diwakili oleh Asriani, S. Sos., M. Si memaparkan tentang tatakelola PPID dan teknis penyusunan DIP di Badan Publik.

Acara yang berlangsung setengah hari tersebut di pandu oleh Cut Asmaul Husna, S. Ag., M. Si berlangsung akrab dan interaktif. Untuk menindaklanjuti hasil diskusi ini, semua peserta sepakat untuk diadakan diskusi lanjutan untukmendiskusikan hal-hal yang bersifat teknis (HN).

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*