Komisioner KIA

KOMISI INFORMASI ACEH
2016 – 2020

 

AFRIZAL TJOETRA
(KETUA)

Lahir di Aceh Selatan pada 1 Oktober 1971. Jenjang pendidikan Sarjana ditempuh pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala. Jenjang Master diselesaikan pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia. Sejak 2011, sedang mengikuti program Doctoral pada Ilmu Kemasyarakatan Universitas Sains Malaysia (USM), Penang – Malaysia. Aktivitas dalam Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) dimulai sejak 1995. Pernah menjabat sebagai Sekretaris Eksekutif Forum LSM Aceh (1997-1999), Manager Program Advokasi dan Jaringan, Yappika-Jakarta (2000-2004). Selain itu, dipercayakan sebagai Koordinator Koalisi Ornop untuk Yayasan-Jakarta (2001-2002) dan Koordinator Koalisi untuk Kebijakan Partisipatif – Jakarta (2002-2004) serta Direktur Eksekutif Aceh Development Fund (2005 – 2012). Sejak 2007 juga sebagai Dosen pada Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh – Aceh Barat.

 


 

YUSRAN
(WAKIL KETUA)

Lahir di Meulaboh (Aceh Barat), pada 4 April 1961. Menamatkan  pendidikan SD di Tanjung Balai Asahan (Sumatera Utara), Madrasah Tsanawiyah dan SMA di Sabang, lalu melanjutkan studi di APDN Banda Aceh, Institus Ilmu Pemerintahan (IIP) di Jakarta  dan S2 di Magister Administrasi Publik (MAP) Universitas Gajah Mada Jogyakarta.

Ayah 3 orang anak yang  beristrikan perempuan  Lampung – Minang  ini masih berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), terakhir bertugas di Dinas Perhubungan, Komunikasi, Informasi dan Telematika Aceh. Sebelum terpilih sebagai salah satu Komisioner Komisi Informasi Aceh pernah sebagai Panitera Pengganti di Komisi Informasi Aceh sejak 2013 s/d 2016.

Pemilik tiga Satyalancana dari Presiden Republik Indonesia yaitu Satyalancana Karya Satya 10 tahun (2009), Satyalancana Karya Satya 20 tahun (2014) dan Satyalancana Kebaktian Sosial bagi Pendonor Darah 100 kali (2015) memulai karir ASN nya sebagai staf pada Biro Umum Sekretariat Daerah Aceh (tahun 1985), Kasubbag Pendataan Biro Humas Setda Aceh (1996), Kabag Penerangan, Komunikasi dan Dokumentasi Biro Humas Setda Aceh (2000), Plt. Kepala Biro Humas Setda Aceh (2000), Kabag Evaluasi dan Pelaporan Biro Pemberdayaan Perempuan Setda Aceh (2001),  Kabid Pengembangan Informasi Dinas Informasi dan Komunikasi Aceh (2005) dan terakhir sebagai Sekretaris Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh (2008)

 

 

HAMDAN NURDIN
(Komisioner Bidang Edukasi, Sosialisasi dan Advokasi)

Lahir dan besar di kota kecil Samalanga, Kab. Bireuen, Aceh. Merupakan ayah 4 orang anak yang beristerikan seorang Bidan Hj. Yanti Marlina. Menamatkan SD, SMP dan SMA, dikota kelahiran serta melanjutkan studi pada AKPER, Departemen Kesehatan RI, Banda Aceh, serta FISIP Unimal, Lhokseumawe. Prestasi akademisnya sebagai  Wisudawan terbaik I,  AKPER, DepKes, RI, Banda Aceh, 1989 dan  Wisudawan terbaik I,  FISIP UNIMAL, Lhokseumawe, 2002. Menjuarai beberapa bidang seperti Karya Ilmiah Keselamatan dan Kesehatan Kerja, PT. PIM,  Training Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional, Jakarta, 2005, Extraordinary Performance Award of Save the Children Fed. Inc, Banda Aceh, 2008, Presenter Health Aceh Prog. Pada PLG Asia  Pasifik, Bangkok, 2008 dan Petugas Kesehatan Haji, 2008. Dilantik oleh Gubernur Aceh pada 22 Januari 2013 sebagai Komisioner KI Aceh.

 


Hj.Nurlaily Idrus
(Komisioner Bidang Kelembagaan)

Putri bungsu dari pasangan Idrus Aly dan Hj. Cut Saudah ini lahir di Lhokseumawe pada 10 July 1967. Menyelesaikan S1 dan S2 nya di Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala Banda Aceh. Di kampusnya termasuk mahasiswa yang aktif dan pernah terpilih sebagai Mahasiswa Berprestasi Fakultas Hukum Unsyiah Tahun 1989.

Pilihan menjadi ibu rumah tangga mulai dikombinasikannya pada saat menjadi pengurus Yayasan Perlindungan Konsumen Aceh ( YaPKA ), Banda Aceh pada tahun 2008 dan menjadi anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh dua periode dari tahun 2009-2016 serta pernah tercatat sebagai dosen luar biasa Prodi. Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Unsyiah pada thn 2014.

Alhamdulillah pada 25 Oktober 2016 mulai menjalankan tugas sebagai komisioner Komisi Informasi Aceh untuk masa bakti 2016-2020.


TASMIATI EMSA
(Komisioner Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi)

Lahir di Banda Aceh 08 Februari 1972, Jenjang Pendidikan Sarjana ditempuh pada Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala Banda Aceh dan menamatkan Jenjang Magister Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik  pada Program Studi Ilmu Administrasi di Universitas Iskandarmuda Banda Aceh. Aktivis Pembela Hak Asasi Perempuan ini memulai kiprahnya sebagai Koordinator Women Crisis Center LSM KKTGA (1998-2003). Direktur  Eksekutif  LSM KKTGA (2004-2008). Menjadi Advokat (2008 s.d sekarang), Consultant Mediation and Community Legal Empowerment (MCLE) Justice For The Poor World Bank (2009-2010). Direktur LSM Forkolapan (2010-2014).  Penasehat  FJPI  Aceh (Forum Jurnalis  Perempuan Indonesia) (2012 s.d sekarang). Tenaga Ahli Komisi F DPR Aceh (2013 – 2014).  Sekretaris Umum FP2A (Forum Pelopor Perdamaian Aceh) 2013 – 2018.  Tecnical Asisten/Fasilitator Percepatan Pembentukan PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) Kabupeten/Kota di Seuramo Dishubkomintel Aceh (2013 s/d 2016) dan saat ini juga sebagai Dosen pada Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik  (FISIPOL) di Universitas Iskandarmuda (UNIDA)  Banda Aceh.