GeRAK Gayo vs Rutan Aceh Tengah dan BPN Jalani Sidang Ajudikasi

TAKENGEN |LeuserAntara.com| Gerakan Rakyat Anti Korupsi Gayo (GeRAK-Gayo) memenuhi panggilan Komisi Informasi Aceh (KIA) untuk sidang ajudikasi terkait sengketa informasi publik sebagai pemohon dengan Kementerian Hukum dan HAM Rutan Aceh Tengah, sebagai termohon, pada Selasa (7/7) jam 10.00 WIB di Hotel Mahara, Takengen, Kabupaten Aceh Tengah.

“Sidang Ajudikasi ini terkait permohonan data/dokumen oleh GeRAK Gayo kepada Rumah Tahanan kelas II B Kabupaten Aceh Tengah dan Badan Pertanahan (BPN) Aceh Tengah,” sebut Aramiko.

Menurutnya, sidang ajudikasi ini merupakan bentuk pembelajaran bagi masyarakat umum, agar turut memahami bentuk informasi publik yang boleh diakses dan tidak boleh diakses oleh masyarakat.

Ditambahkannya, apabil dalam peridangan ini pihak GeRAK Gayo kalah, maka mereka akan mengajukan PTUN, namun jika menang, mereka juga akan mengajukan PTUN, apabila pihak BPN dan Rutan Aceh Tengah belum juga memberikan dokumen yang diminta.

Sementara itu ditempat yang sama, Meurah Budiman dari Kanwil Kemenkum dan HAM Aceh  menyatakan, “kita harapkan ada keputusan dari ke dua belah pihak, baik pemohon (GeRAK Gayo) atau termohon Rumah Tahanan,” ungkapnya.

“Kami berharap, dengan adanya persidangan ini akan ada jalan keluar, biar masyarakat juga mengetahui bahwa selama ini, dengan adanya UU 14 tahun 2008, tentang keterbukaan informasi publik, harus sama-sama kita dukung untuk menjalankan undang-undang tersebut,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Zainuddin T, Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi di Komisi Informasi Aceh (KIA), dalam hal ini, kedudukan Zainuddin sebagai ketua majelis.

“Prosesnya hari ini masuk ke sidang Ajudifikasi (terkait penyelesaian sengketa keterbukaan iformasi publik-Red), kerena sidang awal antara pemohon dan termohon melalui mediasi, tetapi kemudian mediasi tersebut termohon (rutan Aceh Tengah-Red) tidak hadir, hingga pemohon (GeRak-Gayo) menarik diri, alasannya penarikan pemohon sehingga mediasi dinyatakan gagal,” sebutnya.

Ditambahkannya, sidang akan selesai jika dokumen tersebut sederhana, masuk dalam kategori informasi terbuka, dua kali atau tiga kali sidang selesai. Apalagi kalau mencapai mediasi, cuman dua kali sidang, dengan pembacaan keputusan selesai.

Untuk Aceh Tengah, sejauh ini KIA sudah menangani tiga kasus, dalam pengertian tiga kelompok badan publik, BPN, Rutan Aceh Tengah dan Pemkab Aceh Tengah, terdiri dari beberapa SKPK, jumlahnya mencapai 20 SKPK.(Kr)

Sumber : http://leuserantara.com/gerak-gayo-vs-rutan-aceh-tengah-dan-bpn-jalani-sidang-ajudikasi/

Leave a comment

Your email address will not be published.


*